Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Shawn Mendes Siap Ramaikan Sentul Internasional Convention Center

Gambar
Fimela.com Kabar terbaru kali ini datang Shawn Mendes, dimana penyanyi pop asal Kanada itu akan menggelar tur konser se-Asianya, dan memilih Indonesia sebagai salah satunya. Konser ini akan berlangsung pada 8 Oktober 2019 mendatang di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Dimana konser ini akan sangat memberikan kesan yang menyenangkan bagi para Mendes Army, sebutan penggemar Shawn Mendes. Bahkan selaku official sponsor, Traveloka akan mempersiapkan hadiah menarik dan berbagai rangkaian permainan selama menunggu konser dimulai. "Selain dapat memesan tiket untuk konser Shawn Mendes, para pengguna juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah voucher menarik dengan berpartisipasi dalam permainan di booth spesial yang dapat dikunjungi saat acara," ujar Terry Santoso, Head of Marketing Traveloka Xperience, dalam Media Gathering di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/9). Sebanyak 9.000 tiket konser Shawn Mendes: The Tour 2019 Asia d...

Tolak Perppu, 200 Massa dari Gerakan BEM Datangi KPK

Gambar
Tirto.ID Kembali menyuarakan penolakan terhadap diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu), kini sekitar 200 massa dari Gerakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jakarta mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/9/2019) siang. "Revisi Undang-Undang KPK sudah disahkan, bila ada yang tidak setuju, silakan gugat ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata koordinator BEM Jakarta, Syamsul Hidayah, di Jakarta. Walau UU KPK Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK telah disahkan, menurutnya itu telah membuat sebagian pihak kecewa terhadap beberapa pasal yang diubah ataupun ditambah.  "Revisi UU KPK sejatinya mengarahkan pada persoalan penguatan peran kelembagaan. Namun internal KPK saat ini, mengalami perdebatan pandangan sehingga terkesan lebih politis," katanya. Massa dari berbagai kampus swasta di Jakarta itu menyuarakan tiga tuntutan, di antaranya menolak Perppu KPK, meminta KPK agar tidak berpolitik dan Presiden tet...

Langit Jakarta Dipenuhi Helikopter TNI, Ada Apa?

Gambar
Liputan6.com Pagi tadi, Senin (30/9/2019), langit Jakarta diramaikan dengan suara helikopter milik TNI. Dimana helikopter itu terbang secara bersamaan dalam jumlah yang banyak. Mohamad Taufik (28), salah satu warga Kalibata, Jakarta Selatan, mengaku heran dengan banyaknya Helikopter yang bersleliweran di langit Jakarta hari ini.  "Itu sudah dari tadi pagi. Nggak tahu ya ada apa. Tapi ini nggak biasanya begini. Mungkin dulu pernah, tapi jarang sekali," kata Taufik kepada Akurat.co, Senin (30/9/2019). Sejarawan JJ Rizal bahkan juga mengunggah video kejadian tersebut di akun twitternya @JJRizal. Dimana bukan hanya langit Jakarta saja yang diramaikan dengan helikopter TNI ini. "Sejak pagi berseliweran di langit depok, ini mau kemana dari mana tujuannya apa ya?," tulis JJ Rizal.  Hingga kini, belum ada informasi resmi tujuan helikopter TNI ini terbang di langit Jakarta. Sumber: Akurat.co 

Wiranto: Unjuk Rasa Masih Terjadi di 84 Titik di Indonesia

Gambar
Merdeka.com Aksi demonstrasi di sejumlah daerah di Indonesia kini masih terjadi, hal ini dikatakan langsung oleh Menteri Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto. "Dilaporkan unjuk rasa masih terjadi di beberapa daerah di Indonesia, kira-kira ada 84 demonstrasi," kata Wiranto, di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019). Bahkan menurutnya, aksi yang terjadi hari ini membawa berisi tentang beberap tuntutan. "Rata-rata demonstrasi dengan berbagai tuntutan, bukan hanya revisi UU KPK, tapi ada unjuk rasa tolak kenaikan BPJS," tutur Wiranto. Sebelumnya, rentetan aksi demonstrasi terjadi di Indonesia. Didepan kompleks parlemen kalangan mahasiswa, masyarakat bahkan pelajar turut mengikuti aksi tersebut yang menyebabkan kericuhan. pada Selasa (24/9/2019). Sumber: Akurat.co 

Mau Ikut Demo di Depan Gedung DPR, 30 Pelajar Ini Dihadang Polisi

Gambar
Tribunnews.com Sebanyak 30 pelajar terangkap polisi karena diketahui mengikuti adanya ajakan viral untuk bergerak mengikuti aksi di DPR pada 30 September 2019. Dimana pelajar tersebut kini dibawa ke Polres Kota Bogor. "Upaya preventif yang kita lakukan dari pagi sampai saat ini, kita berhasil mengamankan sekitar 30 pelajar. Sekarang dibawa ke Polres untuk didata, lalu kita hubungi pihak sekolahnya," kata Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser di Stasiun Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9/2019). Hendri mengatakan polisi telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencegah para pelajar ikut-ikutan aksi. "Viralnya ajakan untuk melaksanakan unjuk rasa di DPR. Upaya yang kita lakukan, kita melaksanakan koordinasi dengan pihak sekolah, Disdik, melaksanakan rapat koordinasi dengan Dishub dan Satpol PP. Hari ini kegiatan yang kita lakukan adalah melakukan penyekatan di titik-titik masuk ke wilayah Kota Bogor," ujarnya...